Perdebatan Tentang Vetsin
( MSG )
Vetsin, kita semua pasti tahu nama bahan tambahan makanan ini. makanan bakalan kurang lezat kalau belum menggunakan vetsin,, benar kan?? tapi bahaya nggak sih vetsin itu ? pada kesempatan kali ini saya ingin mengulas tentang apa itu vetsin dan efeknya bagi tubuh. oke kita mulai saja pembahasannya...
Vetsin atau bahasa kimianya monosodium glutamat atau mono natrium glutamat atausering disingkat menjadi (MSG) mempunyai rumus kimia
HCOCCH (NH2) 2COO-NA adalah hasil campuran asam glutamate dan natrium hidruksit., Manfaatnya sebagai penyedap rasa baru diketahui pada
tahun 1908 oleh seorang ilmuwan Jepang bernama Dr. Kikunae Ikeda.
Secara alami asam glutamate terdapat dalam makanan kita sehari-hari
seperti daging, ikan, telur, susu (termasuk Asi), keju, tomat, dan
berbagai macam sayuran. Bahan yang paling penting untuk membuat MSG yaitu asam glutamat yang
berupa asam amino yang ada pada tumbuhan, hewan, minyak bumi dan pada
tubuh manusia, pernah diberikan bahwa asam glutamate itu dibuatnya dari
otak babi. Hal ini sukar untuk dipercaya sebab tidak ekonomis, susah
untuk membuatnya dan lagi asam glutamate yang ada di dalam otak babi itu
hanya berkadar 0,01%.
Namun, MSG yang dibuat di Indonesia berasal dari tetes tebu (
molases) yang merupakan hasil sampingan penggilingan gula yang banyak terdapat di Jawa Timur dan Jawa Tengah dan dari bahan nabati (
tumbuh-tumbuhan) yang dibuat melalui proses peragran (
termentasi)
.
Penelitian-penelitian dan pendapat tantang bahaya dan tidaknya pemakaian MSG
* SHIMIZU dkk, yang mengadakan penelitian pada tahun 1970 melaporkan
bahwa MSG yang diberikan kepada anak ayam yang dicampurkan pada air
minumnya menyebabkan matinya anak ayam tersebut disebabakan ginjalnya
rusak.
* SNAPIR dkk, (1973) melaporkan bahwa anak ayam sudah di beri MSG,
jumlah sel otakya berkurang 24% dibanding dengan anak ayam yang normal
tanpa diberi MSG.
* GRECNBERG dkk, (1973) meloaporkan bahwa tikus kecil yang di beri MSG
ketahuan sel-sel darah putihnya berubah berupa sel-sel kanker.
Institut penelitian dan pencegahan untuk kesehatan nasional dan
kementrian kesehatan Jepang sudah mengadakan percobaan dengan jalan
memberi larutan 2% terhadap beberapa anak ayam, ketahuan bahwa anak ayam
tersebut semuanya mati.
* Sedang yang dilaporkan oleh Babtist (1974) yaitu: “MSG di Singapura
menyebabkan penyakit radang hati dan menurunkan tingkat kecerdasan (IQ)
bagi anak-anak sekolah.
Penelitian di kita yang dilakukan Dr. Iwan T. Budiarso yang hasilnya
yaitu: anak ayam, dan anak bebek yang di beri MSG itu mati. Sedangkan
anak ayam yang sudah agak besar seperti yang dibius, jalannya tidak
normal, dan rupa-rupa gejalanya lainya.
dan masih banyak lagi yang lainnya,,
Namun, ada juga yang mengangap MSG ini aman,, antara lain :
# Catatan ilmiah Dr. Ahmad Ramli ketua Majelis Pertimbangan Kesehatan dan
Syara’ Dep. Kes. R.I. juga dari lembaga formasi Nasional KesehatanRI
# Kepala balai penelitin kimia P.N NUPKIYASA mengatakan bahwa MSG tidak
menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Kalau dalam pemakaran sewajarnya.
# WHO pun tidak tinggal diam, hasil penelitian yang berupa rekomendasi
yang disampaikan pada siding CODEX Alimentari Commission (CAL) tahun
1970 menyebutkan bahwa MSG berupa makanan sehari-hari, bisa dipakai
paling banyak 6mg/kg berat badan manusia dewasa. Jadi kalau berat
badanya 50 kg sehari-harinya tidak boleh lebih dari 2 gram.
jadi kesimpulannya,, jangan berlebihan saaat mengkonsumsi makanan yang mengandung msg, karena dalam
jumlah yang wajar tidak menimbulkan resiko, tetapi dalam jumlah
berlebih MSG menimbulkan , gejala “Chinese Restaurant Syndrome” yaitu
gejala dengan adanya rasa haus, letih atau sakit kepala dan bahaya MSG menurut Blaylock :
- Kejang
- Mual
- Alergi
- Ruam
- Serangan asma
- Sakit kepala
- Mulut terasa kering
- Hilang ingatan
Pesan saya, selalu ingat ya untuk tidak berlebihan saat mengkonsumsi MSG yaitu tidak lebih dari 6mg/kg berat badan manusia dewasa. Jadi kalau berat
badanya 50 kg sehari-harinya tidak boleh lebih dari 2 gram MSG.
sekian ulasan dari saya, semoga bermanfaat untuk kita semua.
terimakasih.
sumber :